Onboarding agensi bakal lancar kalau brand sudah siap sebelum agensi mulai. Ramp yang lambat biasanya bukan salah agensi: akses belum ada, approver tidak jelas, dan waktu respons tidak diatur. Semuanya ada di sisi klien. Pakai rencana di bawah ini untuk beresin dulu.
TLDR: Jalankan ramp 90 hari: setup dan akses di hari 1 sampai 30, publishing dengan pengawasan di hari 31 sampai 60, kerja mandiri plus review di hari 61 sampai 90. Tulis tabel SLA untuk approval, balasan, dan report, lalu siapkan akses lewat scheduler, bukan password yang dibagi-bagi.
Akses hari pertama: beri yang minimum, dalam satu sore
Siapkan ini sebelum kickoff call, supaya minggu pertama tidak habis cuma buat urusan login.
- Akses channel lewat tools scheduling yang punya role, bukan password yang dibagi.
- Brand pack: file logo, warna, tone guide, kata-kata yang dilarang, dan postingan terbaik di masa lalu.
- Asset library: satu folder, penamaannya jelas, dan kamu rutin update.
- Approver: satu nama per brand, plus satu backup.
- Contact sheet: siapa jawab apa, dan secepat apa.
Kalau brand-mu lebih dari satu, ulangi untuk tiap brand. Jangan kasih agensi akses admin ke semua hal.
Ramp 30-60-90
| Fase | Agensi lakukan | Brand lakukan | Exit check |
|---|---|---|---|
| Hari 1 sampai 30 | Audit akun, usulkan content calendar, bikin template | Beri akses dan brand pack, jawab pertanyaan sesuai SLA | Content calendar bulan pertama sudah di-approve |
| Hari 31 sampai 60 | Publish dengan setiap post di-approve dulu | Review tiap post sesuai SLA, kasih feedback tertulis | Koreksi kurang dari satu putaran per post |
| Hari 61 sampai 90 | Publish sesuai aturan yang disepakati, tandai risiko | Spot-check, review report lengkap pertama | Report terkirim di tanggal yang disepakati |
Jangan lewati fase tengah. Di sinilah agensi belajar suara brand-mu dengan cara yang murah.
Tabel SLA yang bikin tidak ada lagi saling tunjuk
SLA yang cuma mengikat agensi tidak menyelesaikan separuh masalah. Masukkan kedua pihak ke dalam tabel.
| Item | Siapa | Target |
|---|---|---|
| Review post di approval queue | Brand | 1 hari kerja |
| Agensi perbaiki setelah feedback | Agensi | 1 hari kerja |
| Balas komentar atau pesan | Agensi | 4 jam kerja di jam kantor |
| Masalah urgent (krisis, error) | Keduanya | 1 jam, lewat telepon |
| Report bulanan | Agensi | Paling lambat tanggal 5 |
Sepakati angka-angka ini bersama, lalu tulis di kontrak. Sebagai gambaran, data Mydrop soal post yang lewat approval klien menunjukkan median 6 jam dari submit sampai di-approve, jadi target satu hari kerja itu realistis.
Bikin approval terlihat
Post yang nunggu di inbox seseorang itu tidak kelihatan. Pakai queue di mana tiap post menampilkan status dan siapa yang ditunggu. Approval workflow dan client portal tanpa login dari Mydrop memungkinkan brand manager approve langsung dari link, dengan komentar di post-nya sendiri, jadi SLA bisa diukur, bukan diperdebatkan.
Cek tiga hal di hari ke-30
Sebelum agensi lanjut ke fase berikutnya, jawab dulu:
- Apakah semua approval masuk sesuai SLA, termasuk di sisi brand?
- Apakah suara agensi sudah mendekati suara brand-mu di lima post terakhir?
- Apakah reporting sudah siap dengan metrik yang disepakati?
Kalau ada jawaban "tidak", perpanjang fase ini dua minggu. Jangan lanjut dengan celah yang sudah ketahuan.
Sepakati report sebelum post pertama
Report pertama adalah momen kepercayaan terbentuk atau rusak. Sepakati lima metrik dan tanggal pengirimannya sebelum ada post yang tayang. Social media report dari Mydrop bisa kirim PDF white-label sesuai jadwal, jadi report bulanan agensi datang tepat waktu. Checklist onboarding 30 langkah Mydrop juga bisa jadi dasar yang berguna untuk daftar kamu sendiri.
Kirim access list dan draft SLA minggu ini
Tulis access list, nama-nama approver, dan tabel SLA, lalu kirim ke agensi sebelum kickoff. Siapkan workspace brand di Mydrop gratis di app.mydropai.com supaya agensi langsung mulai di lingkungan kerja yang siap di hari pertama.





















Ulasan Google
Ulasan Trustpilot