ClaudeChatGPTCursorGeminiTerhubung dengan AI agent kamuChromeMydropCoba Ekstensi Chrome Mydrop
Tutorial

Cara Melanjutkan dan Menyimpan Sesi AI dengan Home Assistant Mydrop

Tutorial Mydrop simpel untuk melanjutkan dan menyimpan sesi AI dengan Home Assistant Mydrop, lengkap dengan langkah setup, manfaatnya buat kamu, dan kesalahan umum yang perlu dihindari.

12 min read

Diperbarui: Oct 31, 2026

Dashboard command center Mydrop

Di akhir tutorial ini, kamu bakal bisa membuka lagi atau melanjutkan sesi AI dari Home, menerapkan konteks workspace, dan menyimpan output AI pilihan sebagai prompt atau artefak kreatif yang bisa dipakai ulang oleh tim kamu.

Sebelum mulai

Checklist

  • Sudah login ke workspace yang dituju.
  • Konteks workspace tersedia: minimal satu profil, paket workspace saat ini, atau sinyal postingan terbaru.
  • Ada chat Home assistant yang aktif atau sesi terbaru yang terlihat di Home.
  • Ada media atau aset di galeri workspace kalau kamu berencana membuat artefak.

Kenapa ini penting

  • Asisten memakai konteks workspace supaya saran yang diberikan relevan dengan profil, brand voice, dan postingan terbaru.
  • Menyimpan output tanpa konteks bisa bikin prompt atau artefak kurang berguna buat tim.
  1. Langkah 1: Buka fiturnya
  2. Dari layar Home, buka panel AI Home Assistant yang berlabel Home assistant.
  3. Perhatikan panelnya untuk melihat daftar sesi terbaru atau opsi untuk memulai chat asisten baru.
  4. Klik sesi terbaru untuk melanjutkan, atau pilih Start new assistant chat untuk memulai sesi baru.

Cek verifikasi

  • Jendela chat asisten harus terbuka dengan pesan-pesan dari sesi tersebut, atau area prompt kosong kalau ini sesi baru.
  1. Langkah 2: Siapkan dasar-dasarnya
  2. Di panel asisten, pilih konteks workspace yang mau diterapkan.
  3. Pilih profil atau brand dari daftar profil dan brand workspace yang tersedia kalau relevan.
  4. Terapkan paket workspace saat ini atau sinyal postingan terbaru sebagai dasar saran.
  5. Pastikan asisten menampilkan ringkasan memori percakapan atau fokus chat terbaru di panel.

Kenapa ini penting

  • Memastikan konteks bikin asisten melanjutkan sesi dengan referensi yang tepat untuk voice, paket, atau aktivitas terbaru.

Cek verifikasi

  • Asisten harus menampilkan ringkasan memori percakapan singkat atau indikator fokus chat yang aktif, seperti Recent chat focus history atau Conversation memory summary.
  1. Langkah 3: Tambahkan konten atau pengaturannya
  2. Beri tahu asisten apa yang harus dilakukan dengan instruksi langsung, misalnya: Continue the draft for Post X and adapt for Instagram using the Selected profile context.
  3. Kalau sedang menyempurnakan draft, tempel teks saat ini atau lampirkan draft dari post composer.
  4. Tinjau output AI di chat. Pakai Preview yang muncul untuk tiap hasil.
  5. Untuk menyimpan output yang berguna, pilih Save prompt atau Create artifact saat opsi itu muncul.
  6. Kalau output menyertakan media, pakai Upload atau Pick from gallery untuk melampirkan media pilihan.
  7. Kalau mau, beri nama prompt atau artefak yang disimpan dan pilih di mana item itu muncul (galeri workspace, notes, atau post composer).

Cek verifikasi

  • Setelah disimpan, kamu harus melihat status konfirmasi seperti is-saving lalu is-applied, plus entri yang terlihat di Preview atau Gallery.
  1. Langkah 4: Tinjau alurnya
  2. Buka lokasi tujuan: galeri workspace, catatan Calendar, atau post composer.
  3. Temukan prompt atau artefak kreatif yang disimpan lewat namanya atau timestamp terbaru.
  4. Pastikan item tersimpan menampilkan konteks yang diterapkan (profil atau paket workspace pilihan) di metadata brief atau preview-nya.

Cek verifikasi

  • Prompt atau artefak tersimpan terlihat dan bisa dibuka; preview media dan konteks profil yang dipilih ikut tampil.

Troubleshooting dan langkah selanjutnya

Kesalahan umum

  • Tidak memilih konteks workspace sebelum menyimpan. Buka lagi asistennya, terapkan profil atau paket, lalu simpan ulang.
  • Mencoba melanjutkan sesi yang tidak punya fokus terbaru. Pilih sesi terbaru yang ada pesannya atau mulai chat baru dan tempel draft-nya.
  • Menyimpan tanpa mengecek Preview. Selalu cek preview dulu sebelum membuat prompt atau artefak.

Kalau gagal menyimpan

  • Buka lagi panel asisten, terapkan ulang konteks workspace, lalu coba simpan lagi.
  • Pastikan media sudah terunggah dengan benar kalau tadi pakai Upload atau pilihan Gallery.

Kesimpulan

  • Sekarang kamu bisa melanjutkan sesi AI dari Home, melampirkan konteks workspace, dan mengubah output yang berguna jadi prompt atau artefak tersimpan yang bisa dipakai ulang tim.

Bagian ini menunjukkan cara membuka AI Home Assistant supaya kamu bisa melanjutkan sesi AI yang sudah ada dari Home dan menyiapkan konteks workspace sebelum menyimpan output.

Langkah 1: Buka fiturnya

  1. Dari Home, klik panel AI Home Assistant.

    • Yang diklik: area Home, lalu entri Home assistant berlabel AI Home Assistant.
    • Yang harus kamu lihat: panel asisten terbuka di kanan atau tengah layar dengan area chat dan daftar sesi terbaru atau opsi untuk memulai chat asisten baru.
  2. Temukan sesi yang mau kamu lanjutkan.

    • Kalau ada daftar sesi terbaru, pilih sesi yang sesuai topik atau tanggal yang kamu butuhkan.
    • Kalau tidak ada sesi terbaru yang cocok, pilih Start new assistant chat untuk membuka sesi baru.
    • Yang harus kamu lihat: sesi pilihan termuat di area chat dan pesan-pesan terakhir terlihat. Entri sesi terbaru menampilkan timestamp atau ringkasan singkat.
  3. Pastikan asisten siap menerima input.

    • Cari kolom input pesan dan tombol kirim (biasanya berlabel Send atau tampil sebagai tombol chat).
    • Yang harus kamu lihat: input aktif. Kalau input terlihat nonaktif, tunggu asisten selesai memuat atau segarkan panelnya.
  4. Checklist singkat sebelum lanjut:

    • Kamu sudah login ke workspace yang dituju.
    • Sesi yang kamu pilih terlihat dan menampilkan pesan terbaru atau riwayat fokus.
    • Kontrol input aktif dan asisten menunjukkan status siap.

Langkah 2: Siapkan dasar-dasarnya

  1. Pilih konteks workspace yang mau diterapkan.

    • Klik pemilih konteks atau area konteks di dalam panel asisten (kadang tampil sebagai Selected profile context atau Workspace context).
    • Yang dipilih: pilih profil, brand, atau paket workspace yang mau dipakai asisten (misalnya, profil workspace tertentu atau paket workspace saat ini).
    • Yang harus kamu lihat: nama profil atau paket pilihan muncul di header asisten atau area konteks.
  2. Terapkan sinyal postingan atau proyek terbaru.

    • Kalau tersedia, pilih Recent post strategy and cadence signals, Current workspace plan, atau Recent discussion between You and User.
    • Kenapa ini penting: sinyal-sinyal ini menyelaraskan jawaban asisten dengan kampanye dan tone saat ini, jadi output-nya langsung siap untuk drafting atau publishing.
    • Yang harus kamu lihat: tag atau label yang menunjukkan konteks yang diterapkan (misalnya label bertuliskan Conversation memory summary atau Active chat focus).
  3. Pastikan asisten menampilkan memori percakapan atau fokus.

    • Cari panel atau ringkasan singkat Conversation memory summary, Chat artifact memory, atau Recent chat focus history di atas chat.
    • Yang harus kamu lihat: ringkasan singkat berisi postingan, catatan, atau state editor postingan saat ini yang relevan (misalnya, "The user is currently building the current post in the post editor").
    • Kalau tidak ada ringkasan yang muncul, buka lagi pemilih konteks dan pilih ulang elemen workspace-nya.
  4. Verifikasi konteks media dan galeri kalau perlu.

    • Kalau tugasmu butuh aset, buka Workspace gallery inventory atau pilih dari Gallery.
    • Yang dipilih: pilih item media, preview, atau file yang sudah diunggah yang mau dirujuk asisten.
    • Yang harus kamu lihat: media pilihan tampil sebagai Preview, dengan status applied atau selected yang terlihat (label seperti Preview, Upload, atau Gallery mungkin muncul).
  5. Pastikan konteks pilihan sudah aktif sebelum meminta asisten melanjutkan.

    • Cek bahwa profil, paket, dan item galeri yang dipilih terlihat di panel asisten.
    • Yang harus kamu lihat: tampilan konteks gabungan (profil, paket, ringkasan memori, dan media pilihan) plus kolom input aktif yang siap menerima prompt lanjutan.
  6. Checklist singkat untuk menghindari kesalahan umum:

    • Pastikan profil atau paket workspace sudah dipilih sebelum melanjutkan.
    • Pastikan Conversation memory summary atau Active chat focus terlihat.
    • Pastikan media atau item galeri pilihan tampil sebagai Preview atau Applied kalau aset dibutuhkan.
  7. Verifikasi akhir sebelum lanjut:

    • Ketik prompt singkat seperti Continue this draft using the selected profile and plan lalu tekan Send.
    • Yang harus kamu lihat: asisten menjawab dengan konteks workspace yang diterapkan dan menyebut profil pilihan atau sinyal postingan terbaru di balasan pertamanya.

Dua langkah ini memastikan asisten sudah terbuka, sesi yang benar sudah dipilih, dan konteks workspace sudah diterapkan, jadi penyimpanan berikutnya menghasilkan prompt atau artefak yang terikat ke profil dan paket yang tepat.

Asisten akan melanjutkan chat, menerapkan konteks workspace, dan membiarkan kamu menyimpan output AI pilihan sebagai prompt yang bisa dipakai ulang atau artefak kreatif yang bisa diakses tim kamu.

Langkah 3: Tambahkan konten atau pengaturannya

  1. Minta asisten melanjutkan atau menyempurnakan draft.

    • Ketik instruksi yang jelas di chat (misalnya: "Continue the campaign brief with a short caption for Instagram" atau "Refine this draft to match the Selected profile tone").
    • Kirim pesannya dan tunggu asisten mengembalikan hasil. Pastikan kamu melihat balasan terbaru plus Conversation memory summary atau Active chat focus di dekat balasan itu.
  2. Pilih output mana yang mau disimpan.

    • Untuk prompt yang bisa dipakai ulang: temukan pesan atau teks saran yang mau kamu simpan, lalu klik opsi Save prompt.
    • Untuk artefak kreatif: pilih Create artifact (kadang tampil bersama aksi Preview, Upload, atau Gallery).
    • Tips: kalau Save prompt atau Create artifact tidak terlihat, bentangkan balasan asisten atau arahkan kursor ke dekat balasan untuk memunculkan aksi tambahan.
  3. Pilih tujuan dan konteksnya.

    • Saat diminta, pilih di mana item tersimpan itu harus berada: Gallery, Notes, atau langsung ke Post composer.
    • Pilih profil, brand, atau paket workspace yang mau dilampirkan. Cari label seperti Selected profile, Current workspace plan, atau Workspace gallery inventory lalu konfirmasi pilihannya.
    • Kalau menyimpan media, pilih Upload atau Pick from gallery untuk melampirkan gambar atau thumbnail.
  4. Beri nama dan tambahkan metadata.

    • Beri judul singkat dan jelas untuk prompt atau artefak yang disimpan.
    • Tambahkan tag atau catatan singkat supaya rekan tim paham kapan item ini bisa dipakai ulang.
    • Konfirmasi thumbnail media dan opsi komentar pertama kalau ada.
  5. Selesaikan penyimpanannya.

    • Klik Save, Create, atau Apply (teks tombolnya bisa berbeda). Tunggu sampai prosesnya selesai; perhatikan status is-saving atau is-applied sampai hilang.
    • Cek cepat: preview atau pesan konfirmasi harus muncul menunjukkan item tersimpan dan tujuannya.

Checklist singkat sebelum menyimpan:

  • Preview dulu teks atau artefak persis yang mau kamu simpan.
  • Pastikan profil dan paket workspace yang dipilih sudah tampil.
  • Lampirkan media dari Gallery atau Upload kalau perlu.

Langkah 4: Tinjau alurnya

  1. Verifikasi prompt atau artefak tersimpan muncul di tempat yang kamu pilih.

    • Buka Workspace gallery untuk menemukan artefak tersimpan.
    • Buka Notes atau Calendar (kalau kamu menyimpan catatan) untuk melihat item terdaftar.
    • Kalau disimpan ke Post composer, buka Calendar > New post dan pastikan prompt atau draft-nya siap dipakai.
  2. Pastikan konteks sudah diterapkan.

    • Buka item tersimpan dan cek metadata atau bagian catatannya untuk Selected profile atau Current workspace plan.
    • Pastikan media yang dilampirkan menampilkan thumbnail yang benar dan caption/komentarnya ada.
  3. Uji pemakaian ulang di tugas nyata.

    • Sisipkan prompt tersimpan ke chat asisten baru atau ke Post composer.
    • Jalankan prompt atau terapkan artefaknya dan pastikan asisten memakai konteks workspace (tone profil, sinyal paket, atau sinyal postingan terbaru).

Cek verifikasi untuk menghindari kesalahan:

  • Kalau item tersimpan tidak terlihat, buka lagi asisten dan pastikan penyimpanan sudah selesai (cari teks applied atau konfirmasi) sebelum mencoba lagi.
  • Kalau profil atau paket yang terlampir salah, edit item tersimpan dan ganti ke profil yang benar, lalu simpan lagi.
  • Kalau media tidak terlampir, pakai Upload atau Gallery dari tampilan item tersimpan untuk menambahkan file, lalu simpan.

Kesalahan umum dan cara memperbaikinya:

  • Tidak memilih konteks workspace sebelum menyimpan: buka lagi asisten, pilih profil atau paket yang benar, lalu simpan ulang.
  • Tidak ada fokus terbaru di sesi: lanjutkan chat dengan meminta asisten merangkum fokus chat terbaru, lalu lanjutkan dan simpan.
  • Menyimpan tanpa konfirmasi preview: selalu buka halaman Preview atau item tersimpan untuk memastikan kontennya sebelum dipakai di postingan atau alur approval.

Langkah selanjutnya

  • Bagikan prompt atau artefak tersimpan ke rekan tim dengan menautkannya di Conversations atau melampirkannya ke draft postingan.
  • Pakai item tersimpan sebagai titik awal di Post composer supaya opsi khusus platform ikut terbawa.

Troubleshooting dan langkah selanjutnya

Setelah menyelesaikan langkah-langkahnya, kamu bisa membuka lagi atau melanjutkan sesi AI dari Home, menerapkan konteks workspace, dan menyimpan output sebagai prompt atau artefak yang bisa dipakai ulang. Pakai checklist ini dan perbaikan bernomor di bawah untuk mengatasi masalah umum dan membawa hasil kerjamu ke alur kerja tim.

Checklist singkat

  1. Pastikan kamu sudah login ke workspace yang benar.
  2. Pastikan Home assistant menampilkan sesi terbaru atau conversation memory summary.
  3. Verifikasi konteks yang kamu mau (profil, paket saat ini, aset galeri) sudah dipilih sebelum menyimpan.
  4. Preview output-nya sebelum memilih Save prompt atau Create artifact.

Perbaikan umum

  1. Tombol simpan nonaktif atau tidak merespons

    • Tunggu asisten selesai menjawab. Kontrol kirim/simpan bisa nonaktif sementara saat asisten masih memproses.
    • Kalau UI menampilkan status loading, klik sesinya untuk membuka ulang dan tunggu conversation memory summary muncul lagi.
    • Kalau tombolnya tetap nonaktif, segarkan tampilan Home dan buka lagi chat asisten yang sama.
  2. Asisten melanjutkan dari titik yang salah

    • Buka lagi sesi terbaru dari Home dan pastikan Recent chat focus atau Conversation memory summary yang tampil sesuai topik yang mau kamu lanjutkan.
    • Kalau tidak sesuai, pilih sesi terbaru yang benar dari daftar atau mulai chat asisten baru dan tempel pesan terakhir yang berguna untuk membangun konteks yang tepat.
  3. Konteks workspace tidak diterapkan

    • Buka lagi panel asisten, pilih profil workspace yang dimaksud, atau pilih ulang Current workspace plan dan aset galerinya.
    • Minta asisten mengonfirmasi profil dan paket mana yang sedang dipakainya. Asisten harus mencerminkan konteks workspace pilihan di jawabannya.
  4. Prompt atau artefak tersimpan tidak muncul di tempat yang diharapkan

    • Cek Gallery atau Workspace gallery inventory untuk artefak yang baru dibuat.
    • Cek catatan Calendar dan post composer: prompt tersimpan mungkin tampil sebagai reuseable prompts atau item yang bisa di-preview.
    • Kalau tidak ada yang muncul, terapkan ulang konteks di asisten, pilih ulang output-nya, dan pakai Preview sebelum menyimpan untuk memastikan konten persis yang kamu simpan.
  5. Penyimpanan gagal atau muncul error

    • Buka lagi asisten, terapkan ulang konteks workspace, lalu coba simpan lagi.
    • Kalau error-nya tetap muncul setelah beberapa kali coba, logout lalu login lagi ke workspace atau muat ulang halaman Home dan coba lagi.

Cara memastikan penyimpanan berhasil

  1. Setelah menyimpan, buka Workspace gallery atau tampilan Gallery dan cari item barunya.
  2. Buka Calendar > New post atau post composer dan cek prompt atau artefak tersimpan di bagian reusable prompts atau applied previews.
  3. Buka catatan Home atau Conversations untuk memastikan item tersimpan muncul di tempat yang kamu harapkan dan bisa dilihat tim.
  4. Pastikan item tersimpan mencantumkan atau menampilkan konteks workspace (profil pilihan, paket saat ini, atau sinyal postingan terbaru) di preview atau metadata yang tampil di UI.

Langkah selanjutnya untuk memakai ulang output tersimpan

  1. Pakai prompt tersimpan di post composer:
    • Buka Calendar > New post dan pilih prompt atau artefak tersimpan saat menyusun konten.
    • Lampirkan media galeri atau thumbnail yang sudah terhubung dengan artefak itu.
  2. Bagikan artefak di Conversations:
    • Posting prompt tersimpan atau draft kreatifnya ke percakapan atau channel workspace untuk dapat feedback.
  3. Tambahkan item tersimpan ke catatan Calendar:
    • Buat catatan yang terhubung ke kampanye atau tanggal, lalu tempel atau lampirkan prompt tersimpan untuk planning.
  4. Alirkan draft tersimpan ke alur approval:
    • Saat draft sudah siap, kirim untuk review dari post composer supaya approver melihat prompt dan konteks yang terlampir.
  5. Iterasi bareng asisten:
    • Buka lagi prompt tersimpan di Home dan minta asisten menyempurnakan atau membuat variasi khusus platform.

Kalau masalah yang sama terus menghalangi penyimpanan atau pemakaian ulang, rekam screen record singkat atau screenshot yang menunjukkan state asisten, konteks yang dipilih, dan pesan error-nya, lalu hubungi admin workspace atau support Mydrop dengan file-file itu. Ini membantu tim support mereproduksi dan menyelesaikan masalahnya lebih cepat.

Kesimpulan

Sekarang kamu harus sudah bisa melanjutkan sesi AI dari Home, menerapkan konteks workspace, dan menyimpan output pilihan sebagai prompt atau artefak yang bisa dipakai ulang. Kalau hasil simpanan tidak muncul di tempat yang diharapkan, terapkan ulang konteksnya, preview output-nya, lalu coba lagi; hubungi support kalau masalahnya masih berlanjut.

Free tools

Free tools

Kalkulator, template, dan generator untuk tim media sosial.

FAQ

Jawaban singkat

Simpan state sesi dan konteks workspace sebagai sesi atau draft bernama, lalu buka lagi untuk lanjut dari titik terakhir. Sertakan dokumen terbaru, prompt, dan riwayat percakapan supaya asisten bisa memuat ulang konteksnya. Ekspor output penting sebagai prompt atau template yang bisa dipakai ulang tim untuk planning dan draft konten.

Simpan output yang berguna sebagai prompt atau template utama, tambahkan metadata seperti tujuan, audiens, dan tag, lalu simpan ke library workspace bersama. Beri versi dan catatan pada contoh hasil dan instruksinya supaya rekan tim bisa menemukan, menyesuaikan, dan memakainya ulang untuk kampanye, brief, atau sprint kreatif tanpa kehilangan konteks.

Bisa. Hubungkan dokumen, brand guideline, dan catatan kampanye ke workspace asisten supaya jawabannya sesuai strategi terkini. Pakai fitur lanjutkan sesi untuk menjaga keputusan yang sudah diambil, lalu ekspor outline, daftar tugas, dan draft kreatif sebagai artefak yang bisa dibagikan. Ini mengurangi kerja ulang dan mempercepat siklus review di tim enterprise.

Langkah berikutnya

Berhenti koordinasi yang menghambat kerja

Jika timmu menghabiskan lebih banyak waktu mengejar persetujuan, aset, dan detail publikasi daripada membuat postingan yang lebih baik, masalahnya mungkin bukan orangnya. Masalahnya alur kerja di sekitar mereka. Mydrop membawa perencanaan, review, penjadwalan, dan performa ke dalam satu sistem operasi yang lebih tenang.

Mydrop Editorial Team

Tentang penulis

Mydrop Editorial Team

Mydrop

Tim Editorial Mydrop menulis panduan, perbandingan, dan playbook di blog ini. Kami membahas perencanaan media sosial, publikasi, approval, analytics, dan alur kerja multi‑brand, berdasarkan cara tim benar‑benar pakai Mydrop. Setiap artikel diteliti, disunting, dan dipelihara oleh tim yang sama dengan yang membuat produk.

Lihat semua artikel oleh Mydrop Editorial Team

Mengelola 14+ platform sosial terasa seperti mimpi buruk jam 2 pagi sampai Mydrop. Pemetaan voice merek oleh AI akurat banget, dan portal approval untuk klien menghemat saya sekitar 15 jam minggu ini sendiri. Ini workspace set-and-forget terbaik untuk agensi sibuk.
Alat otomatisasi sejati untuk menjadwalkan (dan membuat) konten media sosial! Ini sudah menghemat saya lebih dari 20 jam kerja hanya dalam beberapa minggu pertama. Perubahan besar untuk siapa saja yang berbisnis, besar atau kecil!
Finally tried Mydrop on a test client and the white-label portal on a custom domain actually looks legit, no Mydrop branding sneaking in. The OAuth setup saved me from the usual “what's my password” back-and-forth.
Benar-benar mengubah permainan. Mydrop sepenuhnya otomatisasi alur kerja konten saya. Penjadwalan mulus, terasa intuitif, dan menghemat saya lebih dari 10 jam di minggu pertama. Keputusan terbaik untuk sosial saya!
Mydrop AI benar-benar mengubah permainan, menghemat banyak waktu dan tenaga. Melakukan apa yang dijanjikan. Mudah dipakai, serbaguna, dan pembuatnya terbuka pada masukan. Sangat senang!
Saya mencari banyak alat manajemen untuk klien saya karena semuanya mulai tak terkendali; setelah membandingkan semua solusi, Mydrop jelas pilihan yang mudah.
Aplikasi ini membantu saya lebih dari aplikasi lain yang pernah saya pakai. Semua halaman dan akun saya ada dan saya bisa drag and drop sesuka saya. Mydrop benar-benar aset besar untuk bisnis saya!
Saya mencari alat penjadwalan karena klien saya memakai lebih banyak platform. Mydrop melakukan tugas itu dengan sangat baik, dan automasi serta form sangat berguna dan menghemat banyak waktu. Saya rekomendasikan!
Love that you baked in white-label portals from day one, that's a huge pain point for agencies.
Suka platform ini untuk penjadwalan posting media sosial! Mudah dan sangat intuitif dipakai! Sangat direkomendasikan!
Alat yang sangat bagus, kamu akan menghemat banyak waktu. Sangat mudah dipakai, user friendly. Saya sudah pakai beberapa bulan dan sangat membantu.
Aplikasi yang berguna jika kamu ingin menata proses pembuatan konten sosial untuk klien.
Mengelola 14+ platform sosial terasa seperti mimpi buruk jam 2 pagi sampai Mydrop. Pemetaan voice merek oleh AI akurat banget, dan portal approval untuk klien menghemat saya sekitar 15 jam minggu ini sendiri. Ini workspace set-and-forget terbaik untuk agensi sibuk.
Alat otomatisasi sejati untuk menjadwalkan (dan membuat) konten media sosial! Ini sudah menghemat saya lebih dari 20 jam kerja hanya dalam beberapa minggu pertama. Perubahan besar untuk siapa saja yang berbisnis, besar atau kecil!
Finally tried Mydrop on a test client and the white-label portal on a custom domain actually looks legit, no Mydrop branding sneaking in. The OAuth setup saved me from the usual “what's my password” back-and-forth.
Benar-benar mengubah permainan. Mydrop sepenuhnya otomatisasi alur kerja konten saya. Penjadwalan mulus, terasa intuitif, dan menghemat saya lebih dari 10 jam di minggu pertama. Keputusan terbaik untuk sosial saya!
Mydrop AI benar-benar mengubah permainan, menghemat banyak waktu dan tenaga. Melakukan apa yang dijanjikan. Mudah dipakai, serbaguna, dan pembuatnya terbuka pada masukan. Sangat senang!
Saya mencari banyak alat manajemen untuk klien saya karena semuanya mulai tak terkendali; setelah membandingkan semua solusi, Mydrop jelas pilihan yang mudah.
Aplikasi ini membantu saya lebih dari aplikasi lain yang pernah saya pakai. Semua halaman dan akun saya ada dan saya bisa drag and drop sesuka saya. Mydrop benar-benar aset besar untuk bisnis saya!
Saya mencari alat penjadwalan karena klien saya memakai lebih banyak platform. Mydrop melakukan tugas itu dengan sangat baik, dan automasi serta form sangat berguna dan menghemat banyak waktu. Saya rekomendasikan!
Love that you baked in white-label portals from day one, that's a huge pain point for agencies.
Suka platform ini untuk penjadwalan posting media sosial! Mudah dan sangat intuitif dipakai! Sangat direkomendasikan!
Alat yang sangat bagus, kamu akan menghemat banyak waktu. Sangat mudah dipakai, user friendly. Saya sudah pakai beberapa bulan dan sangat membantu.
Aplikasi yang berguna jika kamu ingin menata proses pembuatan konten sosial untuk klien.
Manajer media sosial tersenyumManajer media sosial tersenyumManajer media sosial tersenyumManajer media sosial tersenyumManajer media sosial tersenyumManajer media sosial tersenyum

4.8/5 · di Trustpilot & Google